Thursday, December 16, 2010

Umat Islam Masa Kini (part 1)



Seorang guru sedang bersemangat mengajarkan sesuatu kepada murid-muridnya. Beliau duduk menghadap murid-muridnya. Di tangan kirinya ada kapur, di tangan kanannya ada pemadam.Si guru berkata, "Saya ada permainan...Caranya
begini, di tangan kiri saya ada kapur, di tangan kanan ada pemadam. Jika saya angkat kapur ini, maka berserulah "Kapur!", jika saya angkat pemadam ini, maka berserulah "Pemadam!"Murid muridnya pun mengerti dan mengikuti. Si guru berganti-gantian mengangkat antara kanan dan kiritangannya, semakin lama semakin cepat. Beberapa saat kemudian si guru kembaliberkata, "Baik,sekarang perhatikan. Jika saya angkat kapur, maka berserulah "Pemadam!", jika saya angkat pemadam, maka katakanlah "Kapur!"Dan diulangkan seperti tadi, tentu saja murid-murid tadi keliru dan kekok, dan sangat sukar untuk mengubahnya. Namun lambat laun, mereka sudah biasa dan tidak lagi kekok.Selangbeberapa saat, permainan berhenti. Si guru tersenyum kepada murid-muridnya."Anak-anak, begitulah kita ummat Islam. Mulanya yang haq itu
haq, yang batil itu batil. Kita begitu jelas membezakannya. Namun kemudian, musuh-musuh kita memaksa kita dgn berbagai cara, untuk menukarkan sesuatu, dari yang haq menjadi batil, dan sebaliknya."" Pertamanya mungkin
akan sukar bagi kita menerima hal tersebut, tapikerena terus disosialisasikan dengan cara-cara menarik oleh mereka, akhirnya lambat laun kalian
terbiasa dengan hal itu. Dan anda dapat mengikutinya. Musuh-musuh kalian tidak pernah berhenti membalik dan menukar nilai dan etika.""Keluar berduaan,
berkasih-kasihan tidak lagi sesuatu yang pelik, zina tidak lagi jadi persoalan, pakaian seksi menjadi hal yang lumrah, seks sebelum nikah menjadi suatu hiburan dan trend,materialistik kini menjadi suatu gaya hidup dan lain-lain.""Semuanya sudah terbalik. Dan tanpa disedari, anda sedikit demi sedikitmenerimanya.Faham?" tanya Guru kepada murid-muridnya. "Faham cikgu..."

No comments:

Post a Comment